Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

GUNUNG KENDENG

Gunung Kendeng, Foto: mongabay.co.id

 

A. Latar Belakang

    Pegunungan kendeng merupakan sumber daya alam yang mempunyai potensitas yang sangat tinggi sehingga menjadi daya tarik para investor untuk berinvestasi. Terdapat dua investor yang mencoba untuk berinvestasi dipegunungan kendeng pati yaitu PT. Semen Gresik (SG) pada tahun 2006.(Musyfiqin,2019:1). Pendirian pabrik semen dikawasan pegunungan kapur kendeng, Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang mendapat penolakan dari warga kendeng. Konflik bermula pada tahun 2006, warga sukolilo yang menganut ajaran samin menolak keras rencana studi eksplorasi untuk pendirian pabrik semen PT. Semen Gresik (PT. Semen Indonesia) yang berada di Kecamatan Sukolilo, Kab. Pati.

    Konflik antara PT semen gresik dengan masyarakat yang tergabung dengan jaringan masyarakat peduli pegunungan kendeng (JMPPK) berlangsung dari tahun 2012 – 2015, Ssemenjak dimulainya pembangunan PT.Semen Indonesia di wilayah perhutani pegunungan kendeng, Kecamatan Bulu, pada tahun 2012. Eskalasi konflik mengalami 3 tahapan. Tahap pertama pada tahun 2012 – 2014 masih dalam kondisi laten yang nampak dimasyarakat Desa Tegaldowo masyarakat terpecah menjadi dua antara pro dan kontrak. Konflik kedua terjadi pada 15 juni 2014 perlawan aksi terbuka warga yang tergabung dalam JMPPK memblokir jalan masuk kepabrik semen dengan masa kurang lebih 20 perempuan. Konflik tahap ketiga terjadi pada 26 – 27 september 2014. Aksi dilakukan dengan membawa bambu runcing dan lesung sebagai simbol petani untuk menghadang jalan masuk pabrik.(Solihin,2017:17-18).

    Perlawanan politik petani pegunungan kendeng utara masih berlanjut sampai sekarang dengan konsisten, disiplin, dan penuh solidaritas dari berbagai kalangan. Meskipun begitu pembangunan pabrik semen di Kabupaten Rembang masih terus beroperasi dengan segala macam trik dan manipulasi perijinan lingkungan hidup. Meskipun putusan Mahkamah Agung nomor 99 PK/TUN/2016 dan Kajian lingkungan hidup strategis tahap satu yang dikeluarkan oleh presiden jokowidodo menghentikan sementara pembangunan pabrik semen, pihak korporasi tetap melanjutkan megaproyek tambang terbesar di Jawa Tengah. Perlawan politik petani pegunungan kendeng utara diwakili ibu – ibu yang mempunyai landasan untuk menyelamatkan lingkungan dari ancaman tambang semen.
Pejuangan petani pegunungan kendeng utara mengalami puncaknya ketika salah seorang petani perempuan yang bernama yu patmi meninggalkan saat mengecor kakinya di Istana negara pada tanggal 21 maret 2017. Masyarakat yang berada digunung kendeng memiliki prinsip yang  kuat tentang memperjuangkan kehidupan bagi anak cucu lebih penting dari pada menyerahkan kehidupan untuk pembangunan pabrik yang merusak lingkungan dan berpotensi membawa penyakit baru bagi anak cucu mereka. ( pratama, 2018: 2-3).

B. Analisis Kebijakan

    Pembangunan Pt. Semen Indonesia berencana untuk membangun pablik di rembang. Semakin hari pembangunan menuai permasalahan. Berdasarkan data hasil penelitian, sumber mata air yang terdapat di pegunungan kendeng utara, Kabupaten Pati sebanyak 79 sumber mata air sepanjang tahun 2 di Kecamatan Sukolilo (Ismalina 2013) dan 15 sumber mata air sepanjang tahun di Kecamatan Tambak Romo (wacana et al 2008). Sementara data lain menentukan sebanyak 200 sumber mata air yang terdapat di pegunungan Kendeng. Serupa dengan tumbuhan yang terdapat di pegunungan kendeng utara, Faunanya pun memberikan peranan penting lainya seperti kelelawar sebagai pengontrol hama serta kotoran kelelawar yang dapat dijadikan sebagai pupuk. Masyarakat sekitar pegunungan Kendeng Utara menganggap pegunungan kendeng utara sebagai sumber daya alam yang memberikan manfaat bagi kehidupan mereka. Sebanyak lebih dari 800KK di sekitar kendeng Utara, Kabupaten Pati memanfaatkan sumber-sumber mata air tersebut untuk mengairi sawah, mandi,mencuci, memasak, dan keperluan sehari-hari lainya.

    Sebuah hasil penelitian Ismalina (2013) memberikan informasi tentang perhitungan valuasi ekonomi pemanfaatan Kendeng Utara. Hasilnya adalah sumberdaya alam pegunungan Kendeng Utara secara keseluruhan telah memberikan manfaat 91.688 jiwa di Kecamatan Sokolilo dan 73.051 jiwa di Kecamatan Kayen. Sumber mata air di Kendeng Utara merupakan sumber pengairan bagi 2010 Ha lahan sawah yang terletak di kaki gunung Kendeng Utara dengan menggunakan irigasi teknis yang terletak di sebelah utara sepanjang sungai juana 2 dan sungai juana 1 dengan menggunakan sistem pompanisasi. Khusus untuk 79 sumber mata air yang terdapat di Kec. Sukolilo, sumber-sumber mata air itu tersebar dari wilayah tertinggi sampai terendah di Kec. Sulolilo debit sumber mata air tersebut pun paling kecil 0,06 lt/detik dan paling besar 178 liter/detik. Dari analisis Morfologis, 75 persen wilayah pati di aliri oleh sumber mata air dari pegunungan Kendeng Utara.

    Hasil penelitian tersebut juga mencatat ada sebanyak 1.197 jiwa warga sedulur Sikep yang menggarap lahan pertanian di Kec. Sukolilo, Baturejo, Gaduderong, Kedungmulyo dan Kasiyan. Tidak hanya itu, sebanyak 1473 Kk (1/4 dari total 5.894 Kk) bekerja sebagai peternak sapi dan memanfaatkan lahan sawah di pegunungan Kendeng Utara Untuk di jadikan pakan bagi ternak mereka.

  Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah seperti memberhentikan pembangunan. Akan tetapi pembangunan semen Indonesia pun kembali merencanakan pembangunan di wilayah pegunungan Kendeng, namun kali ini ia merencanakan pembangunan pabrik semen di kecamatan gunem, pegunungan Kendeng Rembang, Jawa Tengah. Pembangunan itu pun telah memperoleh izin dari pemerintah daerah setempat dengan mengeluarkan keputusan Bupati Nomor. 545/68/2010 gugatan mengenaiwilayah izin usaha pertambangan (WIUP). Presiden memutuskan untuk melakukan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di sepanjang pegunungan Kendeng Utara pada pertemuannya dengan petani Kendeng pada waktu aksi 2016.

C. Sikap Yang di Ambil

  1. Peka terhadap isu pembangunan pabrik semen indonesia
  2. Mendampingi masyarakat sekitar yang terdampak atas pembangunan pabrik semen kedeng
  3. Menolak atas pembangunan pabrik Semen Indonesia

 

D. Strategi dan Langkah Yang di Ambil

  1. Upaya hukum dalam pembangunan
    - Mengajukan gugatan ijin lingkungan mengenai AMDAL pembangunan pabrik tersebut
    - Gugatan pidana lingkungan terhadap Pt. Semen Indonesia
    - Strict liability kepada infestor Pt. Semen Indonesia
    - Gugatan lembaga (bekerjasama dengan Walhi, Bintari, green Peac)
    - Gugatan perwakilan (melakukan audiensi atas nama perwakilan masyarakat setempat
    - Class Action (melakuan audiensi terkait pembukaan lahan hijau untuk meminimalisir kerusakan SDA)
  2. Strategi Advokasi lingkungan
    - Pendekatan kultural ke masyarakat untuk lebih mengetahui permasalahan
    - Kampanye, untuk mencari dukungan dan masa
    - Melakukan loby dan negosiasi kepada pihak yang terkait.
    - Melakukan pendampingan aksi saat upaya yang telah dilakukan tidak di respon.

Posting Komentar

0 Komentar