Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Misteri Jagat Raya



doc. internet
 oleh: Anshori Huroeroh
Alam raya ini telah di pelajari manusia sejak zaman dahulu, akan tetapi sampai hari ini misteri tentang alam raya masih tersembunyi meskipun perkembangan teknologi sudah cukup mumpuni di abad ini. Alam semesta merupakan sesuatu ruangan yang maha besar yang didalamnya mencakup microkosmos( atom,sel,elektron)  dan makrokosmos ( bintang, galaksi, planet ). Menurut teori tentang munculnya alam semesta yang serimg kita dengar  yaitu teori Big bang ( Dentuman besar )alam berbentuk akibat ledakan besar yang terjadi sekitar 10 sampai 20 milyar tahun silam. Awalnya alam raya ini berbentuk bola api yang sanagat tebal dan sangat panas dan terbentuk dari gas yang memuai dan dingin. Setelah seiring berjalannya waktu kurang lebih 1 juta tahun, gas tersebut mulai mengumpal dan membentuk massa-massa lokal yang merupkan cikal bakal adanya galaksi-galaksi yang ada saat ini. Dengan seiring berjalannya waktu para ahli melakukan penelitian untuk mencari kebenaran tentang penciptaan alam semesta. Ada tiga teori besar tentang penciptaan alam semesta.

Pertama yakni Steady state theory, Seorang ahli astronomi Inggris yang bernama Freud Hoyle. Beliau mengajukan teori ini atas adanya alam semesta. Menurut teori ini, alam semesta ini tidak berawal dan tidak akan pernah berakhir yang ada hanyalah materi dan begitulah sepanjang waktu yang tak terbatas. Teori ini banyak dianut oleh kaum materialisme, penganut materialisme juga menyakini bahwa keseimbangan, keselarasan, keteraturan di sekitar kita hanyalah peristiwa kebetulan bukan diciptakan.

Kedua yakni Teori Osilasi. Teori ini hampir mirip dengan teori yang di atas akan tetapi teori osilasi ini mengakui adanya dentuman besar yang mengakibatkan terjadinya pengembangan . teori ini tapi percaya bahwa alam semesta itu tidak ada awal dan tida ada akhir, Alam semesta itu tidak statis.

Ketiga yakni Teori Big Bang. Peristiwa Big Bang telah dikemukakan oleh Georges Lemaitre, George Gamow pada tahun 1930-an dan Stephen Hawking pada tahun 1980-an telah menjelaskan pula tantang kejadian alam semesta. Alam semesta awalnya tersusun dari sebuah titik yang sangat rapat, padat, dan panas yang disebut titik singularitas ( sebuah titik yang tak terdefinisikan ). 

Beberapa teori telah kita bahas akan tetapi dari beberapa teori ini malah menimnulkan pertanyaan dan sulit dicerna oleh logika kita. Ketika teori osilasi mengatakan bahwa  alam semesta mengemabang, kenapa tidak mengimpit alam semesta lain??? Ayuk cari tau.......

*) Penulis adalah Ketua PMII Rayon Sains dan Teknologi Komisariat Walisongo Semarang.

Posting Komentar

0 Komentar